WeCreativez WhatsApp Support
Assalamu\'alaikum wr wb. Tim kami akan menjawab pertanyaan anda. Terimakasih
Ada yang Bisa Kami Bantu?
Kamis , Agustus 13 2020
Home / Artikel / Corona Sampai di Gaza, Ini Hikmahnya Bagi Para Penghafal Quran

Corona Sampai di Gaza, Ini Hikmahnya Bagi Para Penghafal Quran

Petugas pemerintah wilayah melakukan sterilisasi salah satu pasar di Gaza. (Sumber: Aljazeera)

Singgahnya pandemi Corona di Gaza memberikan banyak hikmah bagi para penghafal Quran.

Sufaraquran.com – Pada Ahad, 22 Maret 2020, Kementrian Kesehatan Gaza mengumumkan terdapat dua warganya yang terinfeksi virus corona (Covid-19). Kedua warga tersebut memang belum memasuki wilayah Gaza dan masih menjalani karantina di perbatasan setelah melakukan perjalanan dari Pakistan.

Meski begitu, pemerintah Gaza telah melakukan sejumlah upaya pencegahan agar persebaran virus berhenti. Masjid-masjid ditutup sementara, siswa-siswa sekolah pun dianjurkan untuk belajar di rumah.

Tapi tahukah, Sahabat? Upaya-upaya tersebut justru melahirkan banyak hikmah bagi para penghafal Quran.

 

  1. Karantina, Ajang Kuatkan Hafalan
Ilustrasi anak penghafal Quran Gaza. (Sumber: Voice of Turkey) 

Hikmah Corona di Gaza yang pertama, sebagaimana di Indonesia, pemerintah wilayah Gaza juga mengimbau untuk menghentikan sementara aktivitas di masjid-masjid, sekolah, pasar, atau pusat keramaian lainnya. Berbeda dengan dengan kita, anak-anak di sana jarang bermain gawai atau hiburan elektronik lainnya karena sumber listrik yang terbatas. Apalagi saat kondisi seperti ini.

Itulah sebabnya, anak-anak Gaza menghabiskan masa isolasi sementara ini dengan menghafal atau menguatkan hafalan Quran bersama keluarganya di rumah.

Baca juga: Ini Rahasia Gaza Miliki 1 Hafidz Quran Di Setiap Rumah

 

 

  1. Ladang Perkuat Iman

Jika adanya Corona ini membuat kita semakin dekat dengan Allah, apalagi para Hafidz Gaza. Sebelum ada Corona pun, mereka rela mempertaruhkan keselamatan untuk membela tanah amanah umat.

Keadaan Kota Gaza setelah ada imbauan isolasi. (Sumber: Gaza Now)

Dalam kondisi seperti ini, ulama-ulama besar di dunia menganjurkan umat Islam, termasuk yang berada di Gaza untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Dengan begitu, diharapkan pertolongan-Nya akan semakin dekat dan nyata dirasakan penduduk dunia.

 

  1. Gangguan Berkurang

Hingga 23 Maret 2020, tercatat ada 1.071 orang Israel yang dinyatakan positif terinfeksi Corona. Masyarakat Palestina maupun Israel diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Dengan begitu, gesekan antara kedua kubu pun berkurang (Tidak sepenuhnya menghilang).

Masjid, restoran, pasar, dan tempat umum lain tutup sementara karena adanya wabah Corona di Gaza. (Sumber: Gaza Now)

Selain itu, selama pihak otoritas disibukkan dengan penanganan Corona, tidak ada serangan udara ke wilayah pemukiman Gaza. Hal tersebut tentu membantu para hafidz Gaza untuk menghafal dengan lebih tenang.

 

  1. Al-Aqsha Ditutup untuk Penjajah

 

Salah satu hikmah Corona di Palestina, Masjid Al-Aqsha ditutup untuk penjajah. (Ilustrasi: Reuters)

Sebagai upaya pencegahan penularan Corona, dewan pengurus Al-Aqsha mengeluarkan kebijakan untuk menutup akses ke masjid. Umat Islam diimbau untuk tidak shalat berjemaah di Al-Aqsha, begitu juga dengan kaum penjajah yang tidak diperbolehkan untuk beribadah di sana.

Sebelumnya, kaum penjajah bisa beribadah dengan leluasa di Al-Aqsha. Sementara itu, tidak mudah bagi kaum Muslim Palestina, terutama di Kota Al-Quds untuk dapat menembus penjagaan ketat pasukan otoritas di pintu-pintu masuk Al-Aqsha.

 

Sumber: Palinfo , Muhammad Husein Gaza (Instagram)

About adminSQ

Check Also

Ramadhan Qurani - pelatihan Quran anak dan dewasa 1 - www.sufaraquran.com

‘Ramadhan Qurani’ Fasilitas Sempurnakan Berkah Ramadhan Tahun Ini

Sufara Al-Quran hadir kembali dengan program-program Ramadhan unggulan. Setidaknya terdapat empat jenis pelatihan yang dihadirkan …